Engkau! Hutan berlumut

Sinuwa, 12 june 2018

IMG-20180622-WA0001

Bau hutan candu nya segala ketenangan, masuk lebih dalam ke rumah rumah pohon besar yang bersembunyi dari kerakusan kota akan membuat diri menemukan induk semangnya, seperti pulang dan menepi sejenak dari aroma aroma kesibukan yang menomer duakan segalanya. Bau hutan setia, mereka mampu memberi kita adil pada jiwa yang juga butuh diri kita sendiri, hutan guru lemah lembut dan tegas yang mengajari diri mungkin menjadi makhluk hidup yang lebih kritis lalu bertumbuh kebijaksanaan dan penyayang umpamanya seperti ibu, aku begitu juga kau ingin belajar masuk ke rumah hutan agar bisa memunguti kata kata rahasia agar jari jemari kita tidak bisa berhenti mengetik lalu menjadi sebuah huruf abjad berujung berlembar lembar tulisan yang bisa di baca. Alas sepatu basah mu kawan ku yang di cintai hujan kemarin sore saat awal kita mendaki bukit pertama, agak sesaat tersesat dan begitu kelelahan.  hari ke dua ini sepatu basah mu berhasil mencium bibir ladang warga kaki gunung, menanjak kepayahan dan telah memasuki pintu hutan pohon pohon berlumut, sedikit agak gelap menuju desa berikutnya, lumut hijau menempel lalu mereka merayap rayap di tiap tiap pohon lembab dan batu batu alam yang usia nya telah melewati kisah kisah panjang peradaban, sesekali cahaya matahari menerobos celah celah pohon berlumut, engkau berhenti sejenak dan menikmati kekaguman mu, merekam singkat pohon pohon lumut menyapa mu, mengingatkan kita akan beberapa gunung yang memiliki hutan pohon berlumut.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s