Kebaikan 3 pria sikkim

Nepal, 8 april 2017

(Nepal : Part 6) Kebaikan Tiga Pria Sikkim

DSC_1182

in local bus i meet friends from sikkim, INDIA (razen, bishu, vishak)

Perbedaan budaya, agama dan banyak hal lainnya bukanlah tembok penghalang setiap orang berbuat kebaikan, dan kebaikan tidak pernah memilih dengan siapa kita harus berbagi, masih banyak ketulusan di ujung dunia sekalipun.Di depan persimpangan jalan riverside, pokhara itu saya di turunkan kondektur bus dengan kata-kata yang tidak saya mengerti karena kondektur bus itu berbicara dalam bahasa nepal, sebelum bus itu melaju lagi saya bertanya lagi kepada kondektur bus “which the colour bus to nayapul?” beruntung dia sedikit mengerti karena saya menyebut kata nayapul, kondektur itu dengan terbata-bata menjawab ” yes, red and white” bus itu pun akhirnya melaju lagi meninggalkan saya, saya kurang yakin dengan kondektur bus tadi akhirnya saya bertanya lagi ke seorang pemuda yang lewat di depan saya, dan masih sama dia pun tidak mengerti bahasa inggris tapi setelah saya menyebut kata nayapul pemuda ini paham, dan dia bersedia menstopkan bus yang saya cari menuju nayapul, sambil menunggu bus datang bersama pemuda baik hati ini, saya senang memperhatikan mobil dan truk-truk tua, traktor pengangkut barang, yang banyak berseliweran di pokhara dan kathmandu. sekitar 10 menit akhirnya lokal bus yang saya tunggu datang, dengan sigap pemuda itu segera menstop bus dan dia pun menaikkan saya ke bus sambil tersenyum, sebelum pemuda itu hilang di telan langkahnya saya menyeringai lega “thank u so much, you very kind bay” bay adalah sebutan untuk laki-laki yang lebih muda di nepal, bayni adalah sebutan untuk perempuan yang lebih muda, didi adalah sebutan untuk perempuan yang lebih tua, dey adalah sebutan untuk pria yang lebih tua. masuk lah saya ke dalam bus berwarna putih merah jurusan nayapul ini, saya melihat ada carriel besar di bangku belakang bus, dan melihat ada 3 pria saya mengira mereka orang nepal, saya memutuskan untuk duduk bersama mereka di bangku belakang, mereka bertiga pun berkenalan dengan saya “where are you from, are you alone? im from indonesia, yes im alone and i will solo trekking to annapurna” ketiga teman perjalanan baru saya pun dengan tujuan yang sama, mereka akan menjelajahi annapurna circuit sampai perbatasan tibet melewati manang dan jomsom yang bisa di tempuh berjalan kaki 21-30 hari, mereka mengeluarkan maps annapurna circuit dan menujukan jalur trekking mereka, saya pun banyak tanya kepada mereka, mereka bertiga berasal dari sikkim, razen bertanya kepada saya “do you know sikkim kamilya?” i dont know, where are sikkim?”

DSC_1183

Sikkim  the Goodly Region, atau Shikim, Shikimpati atau Sikkim adalah sebuah negara bagian yang terkurung daratan di India dan terletak di pegunungan Himalaya. Berbatasan negara Nepal di sebelah barat, Daerah Otonomi Tibet Republik Rakyat Tiongkok di utara dan timur dan Bhutan ke arah tenggara. Negara bagian Benggala Barat berbatasan dengan Sikkim ke selatan. Dengan hanya sedikit lebih dari 500.000 penduduk tetap, Sikkim adalah negara bagian paling jarang penduduknya di India dan negara bagian terkecil kedua setelah Goa dari total area. Walaupun daerah yang kecil dari 7.096 km2, Sikkim secara geografis beragam karena lokasinya di Himalaya. Iklimnya berkisar dari subtropis hingga alpine. Kangchenjunga, puncak tertinggi ketiga di dunia, terletak di perbatasan Sikkim dengan Nepal. Sikkim adalah tujuan wisata populer karena pemandangan, budaya, dan keanekaragaman hayati. Sikkim memiliki 11 bahasa resmi: Nepali (yang merupakan lingua franca-nya), Bhutia, Lepcha (sejak 1977), Limbu (sejak 1981), Newari, Rai, Gurung, Mangar, Sherpa, Tamang (sejak 1995) dan Sunwar (sejak 1996).Bahasa Inggris diajarkan di sekolah dan digunakan dalam dokumen pemerintah. Sikkim adalah satu-satunya negara di India dengan mayoritas etnis Nepal. Agama-agama dominan adalah Hindu dan Buddha Vajrayana. Gangtok adalah ibu kota dan kota terbesar. Sikkim memiliki ekonomi yang berkembang pesat yang bergantung pada pertanian dan pariwisata, dan memiliki satu-satunya perbatasan terbuka antara India dan Tiongkok.

DSC_1179

local bus dan rest area

hari ini saya mendapat ilmu pengetahuan baru dari teman perjalanan baru dari tempat yang tidak pernah saya tahu sebelumnya, di tengah-tengah perjalanan razen, bishu, dan vishak menunjukan daerah mereka di sikkim, dan banyak foto trekking menuju himalaya melalui sikkim, saya merasa tertarik, saya berjanji kepada mereka bertiga akan segera ke india lagi dan akan ke sikkim melalui darjeerling dan akan masuk nepal lewat perbatasan barat di sikkim, setelah hampir 2.5 jam perjalanan lokal bus yang membawa saya dan ke tiga teman perjalanan baru saya berhenti sebentar untuk istirahat di salah satu warung yang biasa sebagai tempat perhentian bus, saya pun dan ketiga teman baru saya turun untuk mengisi perut yang sedari pagi memang belum di isi apapun, saya beruntung sekali hari ini razen, bishu dan vishu mentraktir saya chaii(tea), potato inside (gorengan seperti bakwan hanya dalam nya ada kentang dan bawang merah), dan juga dal bhat ( nasi dan kuah kari mix sayuran) dal bhat merupakan makanan khas nepal, setelah istirahat 30 menit, bus akhirnya melaju lagi melanjutkan perjalanan, hanya 30 menit akhirnya lokal bus ini sampai di tempat yang saya tuju nayapul, kami akhirnya turun bersama dan beristirahat 10 menit setelah itu dari nayapul menuju birethanti pos pemeriksaan awal masuk kawasan annapurna kami memutuskan untuk berjalan kaki, dan start trekking melalui birhentanti menuju ulleri, orang sikkim bebas masuk annapurna tanpa permit, dari percakapan 3 teman sikkim saya ini kepada orang nepal, bahasa yang mereka gunakan hampir sama dengan bahasa nepal dan mereka juga bisa berbahasa hindi/urdu (bahasa resmi di india), hari pertama trekking saya di temani ke tiga teman perjalanan, menyenangkan, mereka sangat perduli kepada saya, hari ini saya akan berjalan bersama mereka sampai ulleri, setelah ulleri saya akan melanjutkan solo trekking saya menuju ghorephani dan poon hill. dan mereka melanjutkan perjalanan menuju manang, yang masih sangat jauh dari ulleri. terima kasih teman perjalanan razen, bishu, vishak saya akan menenpati janji melakakukan perjalanan menuju sikkim dan akan trekking kembali ke himalaya melalui jalur sikkim yang menantang. tuhan selalu menghadirkan beragam kebaikan, cinta kasih dari sebuah perbedaan di tengah keterbatasan perjalanan saya sebagai orang asing yang tidak tahu sama sekali tentang bumi nya yang maha luas, saya pun berpikir berbagai kebaikan yang saya dapatkan di tanah asing adalah perwujudan dari doa dan kebaikan ibu saya, dari kebaikan nya lah anak nya yang senang menjelajah tempat asing ini selalu mendapat tempat dan kebaikan dari banyak orang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s